Monday, August 23, 2010

Doa Pesakitan

Gusti,
seperti kapan sajak kami para hamba
tak berada di mana-mana
melainkan di hadapan Mu jua
ini sangat sederhana
tetapi kami sering lupa
sebab mengalahkan musuh-musuh Mu
yang kecil saja, kami tak kuasa

Gusti,
inilah tawanan Mu
tak berani menengadahkan muka
mripat kami yang terbuka
telah lama menjadi buta
sebab menyia-nyiakan dirinya
dengan hanya menatap hal-hal maya

Gusti,
cinta kami kepada Mu tak terperi
namun itu tak diketahui
oleh diri kami sendiri
maka tolong ajarilah kami
agar sanggup mengajari diri sendiri
menyebut nama Mu seribu kali sehari
karena meski hanya sehuruf saja dari Mu
takkan tertandingi

Gusti,
kami berkumpul disini
untuk mengukur keterbatasan kami
melontarkan beratus beribu kata
seperti buih-buih
melayang-layang di udara
diisap kembali oleh Maha Telinga
sehingga tinggal jiwa kami termangu
menunggu ishlah dari Mu
agar jadi bening dan tahu malu

Gusti,
kami pasrah sepasrah-pasrahnya
kami telanjang setelanjang-telanjangnya
kami syukuri apapun
sebab rahasia Mu agung
tak ada apa-apa yang penting
dalam hidup yang cuma sejenak ini
kecuali berlomba lar
iuntuk melihat telapak kaki siapa
yang paling dulu menginjak
halaman rumah Mu

Gusti,
lihatlahmulut kami fasih
otak kami secerdik setan
jiwa kami luwes
bersujud bagai para malaikat Mu
namun saksikan
adakah hidup kami mampu begitu ?
langkah kami yang mantap dan dungu
hasil-hasil kerja kami yang gagah dan semu
arah mata kami yang bingung dan tertipu
akan sanggupkah melunasi hutang kami
kepada kasih cinta penciptaan Mu ?

Gusti,
masa depan kami sendiri kami bakar
namun Engkau betapa amat sabar
peradaban kami semakin hina
namun betapa Engkau bijaksana
kelakuan kami semakin nakal
namun kebesaran Mu maha kekal
nafsu kami semakin rakus
tapi betapa rahmat Mu tak putus-putus
kemanusiaan kami semakin dangkal
sehingga Engkau menjadi terlampau mahal

Gusti,
kamilah pesakitan
di penjara yang kami bangun sendiri
kamilah narapidana
yang tak berwajah lagi
kaki dan tangan ini
kami ikat sendiri
maka hukumlah dan ampuni kami
dan jangan biarkan terlalu lama menanti

(Emha Ainun Nadjib)

Dalam Doaku

(Sapardi Joko Damono, 1989, kumpulan sajak
"Hujan Bulan Juni")

Dalam doaku subuh ini kau menjelma langit yang
semalaman tak memejamkan mata, yang meluas bening
siap menerima cahaya pertama, yang melengkung hening
karena akan menerima suara-suara

Ketika matahari mengambang tenang di atas kepala,
dalam doaku kau menjelma pucuk-pucuk cemara yang
hijau senantiasa, yang tak henti-hentinya
mengajukan pertanyaan muskil kepada angin
yang mendesau entah dari mana

Dalam doaku sore ini kau menjelma seekor burung
gereja yang mengibas-ibaskan bulunya dalam gerimis,
yang hinggap di ranting dan menggugurkan bulu-bulu
bunga jambu, yang tiba-tiba gelisah dan
terbang lalu hinggap di dahan mangga itu

Maghrib ini dalam doaku kau menjelma angin yang
turun sangat perlahan dari nun di sana, bersijingkat
di jalan dan menyentuh-nyentuhkan pipi dan bibirnya
di rambut, dahi, dan bulu-bulu mataku

Dalam doa malamku kau menjelma denyut jantungku,
yang dengan sabar bersitahan terhadap rasa sakit
yang entah batasnya, yang setia mengusut rahasia
demi rahasia, yang tak putus-putusnya bernyanyi
bagi kehidupanku

Aku mencintaimu.
Itu sebabnya aku takkan pernah selesai mendoakan
keselamatanmu

Doa dalam Menghadapi Tugas yang Mencemaskan

Wahai Yang menyelesaikan setiap permasalahan
Yang mengakhiri setiap bencana
Yang diharapkan menjadi tempat keluar dari kesusahan
Semua kesusahan menjadi lapang berkat kekuasaan-Mu
Semua penyebab menjadi aktif berkat kelembutan-Mu
Qadha-Mu berjalan sesuai dengan kehendak-Mu
Segala sesuatunya berlangsung sesuai dengan kemauan-Mu

Mereka menuruti segala sabda-Mu
dengan kehendak-Mu
Mereka menghindar pula dari segala larangan-Mu
dengan kekuasaan-Mu
Engkaulah yang diharapkan
untuk menyelesaikan persoalan-persoalan kami
yang tidak mungkin hilang
bila Engkau tidak menghendakinya

Sungguh kami ditimpa kesusahan
yang bebannya amat berat bagi kami
yang beratnya tak kuasa kami pikul
Dengan kekuasaan-Mu
Engkau limpahkan kepadaku
Dengan kehendak-Mu
Engkau berikan kepadaku
Tiada satupun yang mampu mencegah
yang Engkau bebankan
Tiada satupun yang dapat membuka
yang Engkau tutup
Tiada satupun yang menutup
apa yang Engkau buka
Tiada satupun yang mempermudah
apa yang Engkau persulit
Tiada satupun yang dapat menolong
orang yang Engkau rendahkan derajatnya

Limpahkan sejahtera kepada Nabi Muhammad
dan keluarganya
bukakanlah kepadaku pintu kemudahan
dengan bantuan-Mu
robohkanlah tangan-tangan kesusahan
berkat kekuatan-Mu
berikanlah kepadaku ketajaman melihat
apa yang kukeluhkan
karuniailah padaku merasakan kelezatan
meminta kepada-Mu
berkatilah padaku dari sisi-Mu
rahmat dan keringanan
berilah padaku dari sisi-Mu
jalan keluar yang termudah
Janganlah Engkau lalaikan aku
dari melaksanakan kewajiban-Mu dan sunnah-Mu

Ya Tuhanku,
Sungguh aku merasa gelisah
dengan apa yang menimpaku
dan apa yang merisaukanku
Hanya Engkaulah yang sanggup
menghapus kegelisahanku ini
Lakukanlah sesuatu kepadaku
Wahai yang memiliki Arasy Yang Agung

Di Mana Tempat Terbaik Kita?

Untuk....
Yuni Wijaya - Temanku yang baik hati!

Saat saya menulis artikel ini, saya sedang
berada di Amerika. Saya menerima sebuah
sms dari seorang kawan di Indonesia yang
mengatakan..

"Ahira, saya ingin sekali pergi ke Amerika,
karena di sana pastilah saya bisa berhasil!"

SMS dari teman saya membuat saya berpikir,
kayaknya pikiran dia bisa jadi sama dengan
pikiran banyak teman-teman saya yang lain,
mereka yang selalu memikirkan kalau
'tempat lain' pasti lebih cocok untuknya bisa
menggapai sebuah kesuksesan!

Oleh sebab itu saya menulis sebuah artikel
dengan judul:

"Di Mana Tempat Terbaik Kita?"

Semoga tulisan saya bermanfaat, dan bisa
dijadikan inspirasi untuk Yuni!



Di Mana Tempat Terbaik Kita?

Ditulis oleh: Anne Ahira

Yuni,

Dimanapun kita berada, maka disitulah
tempat terbaik kita..!

Seringkali kita merasa terkungkung
dengan lingkungan dimana kita berada.

Tidak jarang orang berpikir dan merasa
bahwa tidak mungkin bagi mereka untuk
bisa meraih sukses.

Misalnya mereka yang hidup di daerah
terpencil, merasa susah, dan jauh untuk
mendapat sentuhan teknologi, atau
menerima informasi terbaru dengan cepat.

Hingga berpikir, begitu susahnya
berjuang dan mengembangkan usaha.

Sebaliknya, mereka yang hidup di kota
besar berpikir betapa sesaknya dunia.
Begitu ketatnya tingkat persaingan
hidup.

Dimana pun berada, saling sikut, saling
senggol, saling tendang. Hingga akhirnya
memutuskan, memang susah untuk menjadi
yang terdepan.

Dalam berjuang segala sesuatunya memang
seringkali tidak sesuai keinginan kita.
Bisa jadi kita merasa lingkungan tidak
lagi ramah, dan kondisinya tidak nyaman.

Padahal sesungguhnya, dimanapun kita
berada, pahami bahwa ITULAH tempat
terbaik kita. Tempat dimana kita hidup,
tempat di mana kita memperjuangkan apapun
yang kita inginkan.

Sekarang, mari kita renungkan sejenak...

1. Jika kita selalu saja berpikir bahwa
tempat lain adalah lebih baik, maka
sampai kapan kita akan mulai berjuang?

2. Jika kita selalu saja menunggu
datangnya kesempatan emas di tempat
lain, berapa banyak waktu yang
terbuang, hanya sekadar untuk
menunggunya?

3. Jika kita selalu saja menunda apapun
yang bisa kita lakukan di tempat kita
berada sekarang, maka berapa banyak
kesempatan yang terbuang percuma?

Dan masih banyak lagi hal yang perlu
kita renungkan..!

Karenanya, jika saja kita mau berpikir
bahwa inilah tempat terbaik kita, maka
kita akan memiliki kesadaran dan kemampuan
untuk membuat segala sesuatunya menjadi
lebih baik, lebih bernilai, dan penuh arti!

Yuni temanku tersayang...

Kita semua memiliki kesempatan emas untuk
menjadi besar & benar dimana saja... asal,
kita mau memperjuangkannya!

Tuesday, August 17, 2010

Mentari Bersinar (Cipt.SBY)


Laut Biru Membentang Luas,
Di Batas Suburnya Daratan
Menggenggam Harapan,
Untuk Masa Depan
Tanahku Yang Indah Permai

Di Ujung Timur Mentari Bersinar,
Seberkas Harapan Tanah Tuhan
Jangan Biarkan, Dan Jangan Siakan
Manisnya Kehidupan Di Hadapan

Reff :
Ayo Kawan Langkahkan Kaki
Tegar Dan Yakin Diri,
Janji Tuhan Kita Wujudkan
Impian Jadi Kenyataan

Ho Ho Ho, Ho Ho Ho Ho Ho
Ho Ho Ho, Ho Ho Ho Ho Ho

Ho Ho Ho, Ho Ho Ho Ho Ho
Impian Jadi Kenyataan

ARTI 7 WARNA PELANGI BAGI KEHIDUPAN….

Energi Cahaya dan Warna

Sebagai manusia yang hidup di dunia, kita menerima sinar utama kita dari matahari, yang memberikan kehangatan, pertumbuhan, kekuatan dan banyak lagi. Sinar yang ada sudah biasa kita pelajari, dapat dipisahkan menjadi berbagai macam cahaya.

Ternyata kita secara emosi akan menerima dan merespon cahaya yang ada. Dalam suatu penelitian, cahaya yang dibentuk mirip dngan sinar yang timbul akibat mendung di pagi hari atau cerahnya hari, ternyata mempengaruhi emosi kita. Kekurnagn sinar Matahari juga akan membuat mood kita jadi jelek, depresi, dan merasa kurang kuat.

Tujuh warna pelangi yang ada membantu kita memperkuat kekuatan spiritual kita. Tidak hanya mereka bergetar di permukaan bumi pada saat menjalar, tapi ketujuh warna ini menggetarkan semua bagian dari alam dengan energi yang tidak pernah berhenti. Getaran warna ini akan menciptakan kekuatan dengan fungsi dan tujuan masing-masing.

Kesatuan Warna Primer

Ketiga warna utama inilah yang merupakan unsur pembentu sinar putih. Merah, Kuning dan Biru. Ketika warna ini memiliki kontribusi terhadap kondisi perkembangan fisik, mental dan spiritual kita.

Sinar Biru (mendinginkan) dikaitkan dengan pusat spiritual di kepala kita, dan dikaitkan dengan pengetahuan mengenai nasib dan masa depan. arti sinar biru: TUJUAN

Sinar Kuning merangsang pertumbuhan mental dan otak. arti sinar kuning: KEBIJAKSANAAN

Sinar Merah (panas) memberikan kekuatan kepada fisik, dan diperkuat oleh napas. Arti sinar merah: AKTIVITAS.

Arti dari masing2 Sinar antara lain adalah:

Quote:

Biru: SPIRITUALITAS
Warna benda yang jauh dari kita: lautan, angkasa, langit. Energi Warna biru akan membantu kita melihat lebih dari sekeliling kita, dan memperluas persepsi kita.
Biru adalah warna Nasib, yang membawa:
* Kedamaian dan Pengertian
* Memperbaiki komunikasi
* Menenangkan

Kuning: KEBIJAKSANAAN
Warna kuning biasanya diasosiasikan dengan matahari, sehingga warna ini akan membantu kita dalam kehidupan dan memperbaiki energi. Warna kuning memperkaya, meringankan dan mengaktifkan sistem2 dalam tubuh kita.
Kuning adalah warna matahari yang membawa:
* Kejelasan pikiran
* Keteraturan
* Perbaikan emosi
* Kemampuan dalam mengambil keputusan
* Mengurangi kebingunan.

Merah: VITALITAS
Warna merah adalah warna dengan panjang gelombang terjauh, dan paling mendekati sinar inframerah.
Merah akan memperbaiki kondisi fisik kita dan membawa:
* Energi
* Antusiasme
* Ketertarikan
* Rasa aman

Dari ketiga warna ini akan muncul harmonisasi yang menimbulkan warna-warna baru dalam tubuh anda. Dari ketiga warna utama ini lah akan ada beberapa warna sekunder berikutnya:

Oranye: ENERGI KREATIF
Oranye yang adalah gabungan antara merah dan kuning yang membawa kekuatan energi merah yang membara dan pengendalian dan kebijaksanaan kuning. Oranye, seperti halnya merah, adalah energi dinamis yang lenih terkendali dan lebih “terdidik”
Oranye akan membawa:
* Kreatifitas
* Keceriaan
* Kelepasan dari rasa bosan
* Keseimbangan

Hijau: KEHIDUPAN, KESEIMBANGAN, ALAM
Hijau adalah gabungan antara kuning (pikiran) dan biru (spirit). Dan terletak persis ditengah keseimbangan warna. Warna hijau ini memiliki banyak variasi, dan variasinyalah yang paling banyak bisa ditangkap olej mata manusia.
Hijau akan membawa:
* Harmoni
* Simpati
* Kesehatan
* Kekayaan
* Keseimbangan
* Pertumbuhan.

Indigo: TANPA BATAS
Indigo memperkuat energi biru. Pada level fisik, biru akan menenangkan, dan indigo akan membuat kita tertidur. Indigo akan memperdalam efek warna biru dan mengarahkan energi biru ke dalam.
Indigo akan membawa
* Keterbukaan terhadap kesadaran
* Kemajuan spiritual
* Pengendalian diri
* Kebijaksanaan
* Kesadaran
* Intuisi
* Kemampuan supranatural.

Violet: PENGUASAAN SPIRITUAL TERTINGGI.
Violet adalah sinar penguasaan spiritual. Sebagai gabungan antara biru dan merah, energi yang dibawa oleh sinar violet bersifat stabil dan kuat. Violet akan membawa:
* Kesengsaraan – jika violet yang ada berwarna sangat gelap.
* Pencapaian spiritual tingkat tinggi
* Warna violet yang pucat, yang membawa rasa cinta akan kemanusiaan
* Warna violet yang mendekat ke biru akan membawa idealisme.
* Membawa imajinasi dan inspirasi.
* Menggabungkan energi lain untuk tujuan penyembuhan

Menu Berbuka Puasa “Es Buah Koktail 2010″


Tertarik untuk mencoba membuat Es buah Koktail 2010 diatas ini dia bahan dan cara membuatnya.

Bahan Isi:
300 g buah nanas, potong dadu 11/2 cm
200 g buah pepaya mengkal, potong dadu 11/2 cm
200 g strawberry segar, bersihkan, potong kasar
200 g apel Malang, kupas, potong dadu 11/2 cm

Kuah:
150 g gula pasir
500 ml air
2 sdm air jeruk nipis/lemon

Cara membuat:
Kuah: Rebus gula, air dan air jeruk hingga mendidih dan gula larut. Angkat.
Selagi masih hangat, masukkan buah-buahan dan biarkan hingga dingin.
Simpan dalam lemari es hingga dingin.
Tambahkan es batu. Sajikan dingin.

Untuk 6 gelas