Thursday, June 24, 2010

KETIKA CINTA TAK BISA BERSATU DALAM PERNIKAHAN

Bismillahirrahmanirrahim……

Hmm…judul itu…setelah membaca saja sudah sangat pilu. apalagi kalau merasakannya…apakah benar begitu ?

Sahabat………
Rasa cinta adalah satu diantara ghorizah na’u manusia yang dimana butuh untuk dipenuhi.

Rasa cinta muncul mana kala menemukan sebuah sosok yang sangat cocok, dengan keinginan kita. yang bisa memberikan empati dan selalu peduli. yang bisa mengerti akan keadaan kita dan bisa menjadikan kita merasa tumbuh menjadi lebih baik atau bangkit dari sebuah keterpurukan. biasanya sosok-sosok beginilah yang bisa meluluhkan hati manusia.

Dari sifat empati dan peduli serta bisa mengerti dan bisa ‘ngemong’ inilah bila terus disiram akan memunculkan sesuatu rasa yang tidak bisa didefinisikan namun bisa dirasakan. kehadirannya sangat lembut dan akhirnya menyusup dalam kalbu dan tahu-tahu sudah bertengger didalam sana.

ketika rasa itu tumbuh, biasanya akan membuat hati itu bahagia, riang dan penuh semangat serta tentram. dan akan semakin tumbuh subur jika rasa itu saling gayung bersambut. walau tak terkatakan namun ia bisa berbicara melalui sikap, tutur kata dan bahasa. bahasanya rasa itu penuh dengan ketentraman dan kesejukan dalam jiwa.

sahabat….
itulah rasa CINTA yang telah TUMBUH DALAM TELISIK JIWA. dia bisa memenuhi relung hati kaum pria maupun kaum wanita. dan biasanya akan bertaut kuat ketika ia berlawan jenis yang menjalaninya. seperti sebuah muatan elektron dan neutron yang saling tarik menarik kemudian memunculkan sebuah energi. inilah pemisalan rasa cinta itu apabila ia berhadapan dengan lawan jenisnya.

Bolehkan mencintai…?

Tak ada larangan dalam Islam mencintai siapapun orangnya..bahkan dalam ukhuwah Islamiyah diajarkan untuk saling mencintai karena Allah tanpa melihat latar belakang materi antara kedua orang yang mencintai. ikatan itu terhubung karena satu aqidah di atas manhaj Allah.

Tak ada yang salah dengan cinta. itu yang perlu difahami.

Namun Kenapa mencintai sering menimbulkan polemik ?

Islam mempunyai sebuah syari’at dimana pergaulan laki-laki dan perempuan itu telah diatur dengan jelas. ada batasan-batasan dan rambu-rambu yang harus diperhatikan seperti :

“Hai Nabi katakanlah kepada isteri-isterimu, anak-anak perempuanmu dan isteri-isteri orang mu’min : “hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya keseluruh tubuhnya mereka”. yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk di kenal, karena itu mereka tidak diganggu dan Allah adalah Maha pengampun lagi Maha penyayang”
[QS. Al Ahzab : 33]

“Katakanlah kepada laki-laki yang beriman dan : “Hendaklah mereka menahan pandangan dan memelihara kemaluannya; yang demikian itu adalah lebih suci bagi mereka, sesungguhnya Allah mengetahui apa yang mereka perbuat” [QS.An Nur : 30]

“Katakanlah kepda wanita yang beriman : “Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan memelihara kemaluannya, dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya, kecuali yang (biasa) nampak daripadanya. dan hendaklah mereka menutupkan kain kudung ke dadanya, dan janganlah menampakkan perhiasannya kecuali kepada :
1. suami mereka,
2. atau ayah mereka
3. atau ayah suami mereka
4. atau putera-putera mereka,
5. atau putera-putera suami mereka
6. saudara laki-laki mereka
7. putera-putera saudara laki2 mereka
8. putera-putera saudari2 mereka
9. atau wanita Islam
10. atau budak-budak yang mereka miliki
11. atau pelayan-pelayan laki-laki mereka yg tidak mempunyai keinginan (terhadap wanita)
12. atau anak-anak yang belum mengerti tentang aurat wanita.
dan janganlah mereka memukulkan kakinya agar diketahui perhiasannya yang mereka sembunyikan. Dan bertaubatlah kamu sekalian kepada Allah hai orang-orang yang beriman supaya kamu beruntung” [QS. An Nur : 31]

itulah syari’at Allah tentang bagaimana pergaulan laki-laki dan wanita yang di atur oleh syara’. dan itulah yang harus dipetuhi setiap manusia yang mengaku muslim dan beriman.

nah dari sini mari kita runut kenapa rasa tadi menjadi sebuah polemik. betul bahwa rasa CINTA itu boleh untuk siapa saja. yang menjadi masalah adalah pengungkapannya yang membutuhkan sebuah aktivitas dimana ia akan bersentuhan dengan hukum pergaulan laki-laki dan perempuan. disinilah simpulnya itu kenapa rasa itu sering berpolemik.

peluapan rasa cinta itu terhalang oleh adab dan syari’at di atas. dimana ketika melakukan aktivitas luapan cinta itu tak ada batasan untuk mereka yg mahram. dan ketika lain jenis telah memiliki rasa itu maka jalan satu-satunya untuk membolehkan luapannya secara aktivitas adalah dengan sebuah akad nikah. dan luapan cinta itu menjadi sebuah ibadah. nilainya lebih disisi Allah karena ia telah menjadi wujud dari penerapan kewajiban menunaikan 1/2 dari dien Islam.

Lalu bagaimana jika tak bisa berlabuh dalam akad pernikahan ?
inilah yang kadang menjadi kisah manusia yang penuh kepiluan namun sangat indah bila dibayangkan dan dirasakan. ehem….kenapa demikian ?

ketika dua sosok insan saling mencintai pasti akan muncul rentetan aktivitas berupa menyayangi dan mengasihi. dan ketika itu terhalang oleh syari’at dan adat maka itu sangat menyedihkan karena harus memendamnya dalam-dalam di dalam jiwa.hanya bisa menarik nafas panjabg ketika mengingat yang dicintainya kemudian melepasnya dengan ucapan istighfar.

sungguh menyayat hati jika tak bisa direalisaiskannya. kenapa bisa demikian ?
1. karena terhalang oleh syara’ di atas.
2. karena pernikahan itu adalah ketentuan dan ketetapan Allah yang berhubungan dengan jodoh manusia.

kalau yg pertama itu masih bisa diselesaikan dengan menikah. namun bagaimana kalau tidak jodoh ? ini yg menjadi problem berikutnya.

sahabat….
kutahu itu sangat pahit dan pilu. namun keimanan yang bisa mengobati itu. kepercayaan kita pada qadlo dan qodar Allah itu yang harus diperkuat. bahwa apa yang Allah tetapkan untuk kita itu adalah yang terbaik dalam hidup kita.

ingatlah ayat Al Qur’an “Diwajibkan atas kamu berperang,padahal itu tidak menyenangkan bagimu. tetapi boleh jadi kamu tidak menyenangi sesuatu padahal itu baik bagimu, dan boleh jadi kamu menyukai sesuatu, padahal tidak bagimu. Allah mengetahui,sedangkan kamu
tidak mengetahui” (QS. Al Baqoroh : 216)

dari ayat itu kita tahu bahwa hanya Allah yang tahu tentang semua kebaikan dalam hidup kita. karena semua urusan manusia Allah yang menciptakannya untuk itu Allahlah yang mengetahui jalan keluarnya.

sahabat…..
jika engkau mencintainya maka serahkan cinta itu kepada Allah SWT. kembalikan kepadaNya. biarlah Allah yang mengaturnya. jika ia baik bagimu bagaimana keadaannya nanti pasti akan dipertemukan dan disatukan dalam naungan akad yang penuh sakinah, mawadah warahmah.

sahabat…..bacalah ini…..

Ketika mimpimu yang begitu indah,
tak pernah terwujud..ya sudahlah
Saat kau berlari mengejar anganmu,
dan tak pernah sampai..ya sudahlah (hhmm)

Apapun yang terjadi, ku kan slalu ada untukmu
Janganlah kau bersedih..coz everything’s gonna be OKAY

yo..Satu dari sekian kemungkinan
kau jatuh tanpa ada harapan
saat itu raga kupersembahkan
bersama jiwa, cita,cinta dan harapan

Kita sambung satu persatu sebab akibat
tapi tenanglah mata hati kita kan lihat
menuntun ke arah mata angin bahagia
kau dan aku tahu,jalan selalu ada

juga ku tahu lagi problema kan terus menerjang
bagai deras ombak yang menabrak karang
namun ku tahu..ku tahu kau mampu tuk tetap tenang
hadapi ini bersamaku hingga ajal datang

Saat kau berharap keramahan cinta,
tak pernah kau dapat..ya sudahlah

yeeah..dengar ku bernyanyi..lalalalalala
heyyeye yaya dedudedadedudedudidam..semua ini belum berahir

satukan langkah..langkah yang beriring!
genggam hati, rangkul emosi!

Genggamlah hatiku, satukan langkah kita
Sama rasa, tanpa pamrih
ini cinta..across da sea

Ini aku dari ujung rambut menyusur jemari
sosok ini yang menerima kelemahan hati
yea..aku cinta kau..(ini cinta kita)
cukup satu waktu yes.(untuk satu cinta)

satu cinta ini akan tuntun jalanku
rapatkan jiwamu yo tenang disisiku
rebahkan rasamu..untuk yang ditunggu
Bahagia..Hingga ujung waktu.

Ya sudahlah…..

hmmmm…Yup Ya sudahlah….lapangkan hati. simpan rasa itu hingga Allah mengizinkannya. jika tak bisa di dunia Allah akan mengumpulkannya di syurga.

do’akanlah ia wahai sahabat…..
katakan kepada Allah….Ya Allah aku sangat mencintanya…..Tabahkan hatiku menjalani ujianmu ketika engkau menghadirkan ia pada waktu yang tak tepat untukku. ikhlaskan cintaku padanya hanya karenaMu…jauhkan aku dari kemaksiyatan hati…jauhkan aku dari pikiran semu yang merusak hati dan keimananku…begitu juga semua ini berikanlah untuknya yang kucintai…kuberserah diri atas segala urusan ini padaMu Ya Allah…semoga aku bukan orang yang kufur dalam hal ini….Aminn…

sahabat kemudian do’akanlah ia dengan ketulusan hatimu….semoga ia selalu bahagia, semoga Allah sellau mengabulkan semua do’a dan cita-cita serta keinginannya, semoga Allah melapangkan hati, pikiran rezeqinya. moga dia dilindungi dari marabahaya yang direncanakan maupun tidak dari jin maupun manusia. moga dia selalu istiqamah di jalanNya. semoga Allah memberikan calon pendamping yang sholih/sholihah baginya, amanah dan fatonah sehingga menjadikan dia manusia harapan Allah. semoga kelak dikaruniai keluarga yang sakinah mawaddah warahmah. semoga dia dikaruniai anak-anak yang sholih dan sholihah dan kelak dia menjemput ajal dalam keadaan istiqamah dan khusnul khotimah…aminn…

sahabat…itulah do’a-do’a cinta untuknya. itulah bukti cinta sejatimu untuknya. tebarlah cintamu untuknya dan jangan mengharapkan pamrih berupa kebersamaan fisik dengannya.

INGATLAH orang yang mencintai karena Allah itu, jika ia tak bisa bersama dan akhirnya harus melihat ia bersama yang lain, kemudian engkau masih bisa tersenyum padanya dan mengucapkan selamat barakallah kepadanya maka pada dasarnnya engkau telah menang dengan rasa cintamu. engkau telah mencintainya dengan sepenuh rasa, ikhlas karena Allah dan itulah cinta sebenar-benarnya cinta. karena SEBENAR_BENAR CINTA ADALAH MANAKALA KITA BAHAGIA MELIHAT DIA BAHAGIA WALAU KITA TAK BISA MEMILIKI FISIKNYA DISISI KITA. NAMUN CUKUPLAH CINTANYA TELAH KITA MILIKI DAN KITA BERDO’A SAJA SEMOGA CINTANYA TAK LUNTUR UNTUK KITA.MASIH MAU MENYAMBUNG TALI SILATURAHIM DAN MASIH MAU MENDO’AKAN KITA.

sahabat…yakinlah atas keputusan Allah dan yakinlah BAHWA BILA MENCINTAI TAK AKAN MENGHIANATINYA DAN BILA JODOH TAK AKAN KEMANA. BAGAIMANAPUN KEADAANNYA KELAK ATAU STATUS APA YANG TELAH IA SANDANG JIKA MASIH DIBERI KEJODOHAN MAKA AKAN DIBERSATUKAN DENGANMU.

semoga ini menjadi penguat dalam jiwa orang-orang yang sedang mencintai namun tak mungkin bisa bersatu…(walau mungkin masih ada harapan).

bukankah tinta telah kering dan lembaran-lembaran telah ditutup. untuk apa masih menyalahkan waktu yang telah lewat, karena telah tertulis demikian untuk manusia. bodoh itu bukan karena ia tak cerdas namun karena ia tak jeli dalam melihat peluang. ia suka menunda-nunda sehingga ia menyesal ketika telah hilang darinya. tanda dan kabar itu telah dilihatnya namun ia tetap bersikukuh biarlah waktu yang bicara. padahal usaha yang cerdas adalah sbeuah ikhtiar maksimal sehingga hasilnya pun bisa optimal.

Sahabat….kucukupkan apa yang bisa kusampaikan dengan dengan sbeuah penutup dariku…bacalah syair2 pagiku ini…semoga bisa menjadi pelipur hati yg lara dalam menjalani akhir pekan ini…

angin semilir lembut
udara pagi sejuk menyapa rongga dada
mentari menyembul dari balik sana
menyibak segelintir kabut

burung berkicau di pucuk pohon
membahana menghias dnia
bernyanyi penuh merdunya
menghapus murung di lubuk kosong

awanpun berjalan dengan pelannya
meninggalkan titik suara jiwa
penuh makna bak sekuntum bunga
agar terangkia sebuah cerita
lingkaran detak suara-suara jiwa

wahai yang disana
tersenyumlah menyambut bahagia
yang terkabar mellaui relung jiwa
jiwa yang penuh dengan cahaya
cahaya Allah yang mulia untuk umatNya

CINTA KARENA ALLAH DAN CINTA ALLAHLAH YANG AKAN ABADI HINGGA DIBAWA MATI….

Barakallah…semoga engkau sllu bahagia…berkah setiap harimu dan tetap istiqamahlah dalam jalan dakwah dan dalam pemahaman yang bersih dalam hati dan pikiran yg telah tertanam lama.*az

No comments:

Post a Comment